Yayasan tersebut juga akan memberhentikan 330 karyawan dari total 6.000 staf.
London, Suarathailand- Surat kabar The Guardian melaporkan London Mental Health Foundation berencana memangkas biaya lebih dari 25 juta pound sterling (sekitar Rp605 miliar), meskipun terjadi peningkatan pesat dalam permintaan layanan kesehatan mental.
The Guardian menyebut organisasi pelayanan kesehatan publik Inggris, The East London Foundation Trust (ELFT), akan merestrukturisasi setidaknya 10 layanan utama, termasuk pemberian bantuan psikologis bagi anak-anak dan remaja serta dukungan bagi orang-orang yang menderita kecanduan.
Yayasan tersebut juga akan memberhentikan 330 karyawan dari total 6.000 stafnya, ungkap laporan surat kabar tersebut.
ELFT berupaya mengurangi biaya sebesar 24,9 juta pound sterling, karena Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris telah memerintahkan 205 lembaga pendanaan yang ada di negara itu untuk menyeimbangkan kinerja keuangan mereka.
Sementara itu, serikat pekerja Inggris The Union sedang bersiap menggelar pemungutan suara di kalangan karyawan organisasi tersebut untuk melakukan aksi mogok massal sebagai bentuk protes terhadap pemotongan anggaran tersebut, demikian tertulis dalam artikel The Guardian tersebut.
Pada awal Juli lalu, Financial Times melaporkan Kabinet Inggris yang baru sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk memperketat persyaratan penerimaan tunjangan disabilitas akibat meningkatnya kasus gangguan kejiwaan.
Jumlah penerima tunjangan tersebut kini telah mencapai empat juta orang.




