Survei tersebut dilakukan secara nasional terhadap 1.310 responden berusia minimal 15 tahun pada 14-15 Mei.
Mayoritas masyarakat Thailand mendukung rencana pemerintah untuk memasukkan kembali ganja ke dalam daftar nasional narkotika Kategori 5, demikian temuan sebuah survei opini.
Survei yang dilakukan oleh National Institute of Development Administration (NIDA Poll) menemukan bahwa 60,38% persen responden “sangat setuju” dengan rencana tersebut dan 15,27% “agak setuju” dengan rencana tersebut.

Survei tersebut dilakukan secara nasional terhadap 1.310 responden berusia minimal 15 tahun pada 14-15 Mei.
Jajak pendapat NIDA menyebutkan 14,5% responden “sangat tidak setuju” dengan dimasukkannya kembali ganja sebagai obat dan 8,93% “agak tidak setuju” sementara 0,92% responden tidak memberikan komentar.
Menteri Kesehatan Masyarakat Somsak Thepsutin mengatakan ganja akan dimasukkan kembali ke daftar obat Kategori 5 pada tahun ini.
Ganja didekriminalisasi di Thailand pada tanggal 9 Juni 2022 dengan arahan dari Kementerian Kesehatan Masyarakat untuk menghapusnya dari daftar obat Kategori 5 seperti yang direkomendasikan oleh Kantor Badan Pengawasan Narkotika.
Namun, merokok di tempat umum dan penjualan kepada anak-anak dan wanita hamil telah dilarang. Persyaratan penggunaan dan batas kepemilikan ganja yang ambigu telah menjadi bahan perdebatan sejak saat itu.
▪︎ Ketika ditanya apa pendapat mereka tentang ganja:
53,74%: Merupakan narkotika tetapi juga bermanfaat.
33,59% : Merupakan narkotika yang tidak ada manfaatnya.
11,60% : Bukan narkotika.
1,07%: Tidak yakin.
▪︎ Ditanya apakah menurut mereka pemerintah harus memberikan kompensasi kepada petani dan pengusaha ganja setelah ganja dimasukkan kembali ke dalam daftar narkoba:
46,95%: Tidak ada kompensasi yang harus diberikan
35,03%: Kompensasi harus diberikan kepada petani dan pengusaha ganja
10,08%: Kompensasi seharusnya diberikan hanya kepada pekebun
2,06%: Kompensasi seharusnya hanya diberikan kepada pengusaha.
5,88%: Tidak ada komentar.
▪︎ Ditanya tentang jenis kebijakan yang harus diambil pemerintah terkait ganja:
74,58%: Penggunaan Ganja harus diperbolehkan untuk tujuan medis
19,39%: Tidak ada kebijakan yang harus diambil untuk mendukung pertumbuhan atau pembuatan produk ganja
10,53%: Pemerintah sebaiknya mengeluarkan kebijakan yang mendukung produk ganja legal
7,40%: Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan masyarakat umum memperoleh penghasilan dari ganja
3,21%: Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan untuk mendukung penggunaan ganja untuk rekreasi.
0,99%: Tidak ada komentar.
Jajak pendapat NIDA menyebutkan 68,93% responden belum pernah menggunakan ganja dan 31,07% pernah menggunakannya. (thenationa)




