250 Ribu Tenaga Medis Covid-19 di Thailand Dilindungi Asuransi

Pemerintah Thailand konsen pada keselamatan para tenaga medis Covid-19.

Pemerintah Thailand memberikan asuransi Covid-19 untuk 250.000 lebih tenaga medis garda terdepan yang bekerja menangani Covid-19. Pernyatan itu dipastikan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul.

Anutin mengatakan pemerintah prihatin dengan keselamatan tenaga medis dan tenaga kesehatan, yang telah mengabdikan diri untuk merawat pasien Covid-19 secara nasional.

Karena mereka berisiko tinggi tertular penyakit, Kantor Komisi Asuransi dan perusahaan asuransi telah bekerja sama untuk mengatur total 250.120 paket asuransi untuk tenaga medis dan pekerja garis depan yang bersentuhan dengan pasien.

Dari mereka, 223.872 telah diatur untuk tenaga medis di bawah Kementerian Kesehatan Masyarakat, sedangkan sisanya untuk tenaga medis yang melekat pada instansi lain seperti departemen kesehatan masyarakat dan departemen pelayanan medis Balai Kota, Rumah Sakit Bhumibol, perguruan tinggi kedokteran, departemen medis tentara, dan Rumah Sakit Umum Polri, katanya.

Ia menambahkan, sebanyak 171 tenaga medis terinfeksi Covid-19 dan sudah diasuransikan.

Ia juga menjelaskan manfaat asuransi yang menjadi hak mereka. Pasien Covid-19 masing-masing akan menerima santunan sebesar 1 juta baht jika meninggal dunia, dengan masa pertanggungan selama dua bulan.

Manfaat lainnya adalah santunan sebesar 1 juta baht jika mengalami koma, dengan pertanggungan selama enam bulan, dan santunan 10.000 baht karena terinfeksi Covid-19, dengan pertanggungan selama enam bulan.

"Kami berterima kasih kepada semua yang telah mengabdikan diri untuk merawat orang-orang selama krisis Covid-19," kata Anutin. (bangkok post)

Share: